Selasa, 17 November 2009

manajemen akuntansi







SEJARAH, PENGERTIAN, DAN PRINSIP UMUM AKUNTANSI SYAR’AH

SEJARAH, PENGERTIAN, DAN
PRINSIP UMUM AKUNTANSI SYAR’AH

A.Pendahuluan
Salah seorangguru besar berkebangsaan Amerika menulis dalm sebuah buku yang berbunyi: “….the introduction of Arabic numerical greatly facilitated the growth of .accounting “ pernyataan ini menunjukan bahwa islam yang lahir dikwasan
Arab telahbanyakmemberikan sumbangan bagiperkembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi,walau hanya berupa notasi angkayang sangat pentingbagi operasional aktivitas manusia terutama masalah akuntansi.
B.Sejarah Lahirnya Akuntansi Syari’ah

matrikulasi dasar-dasar akuntansi

Akuntansi adalah Sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak yang berkepentingan (stakeholders ) mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Pihak-pihak Yang berkepentingan :
1. Intern yaitu Pemilik (stockholders) dan Manajemen
2. Extern yaitu Karyawan, Pelanggan, pemerintah, investor, masyarakat, kreditor, pemasok dsb.

Bidang Spesialisasi Akuntansi :

1. Akuntansi keuangan (financial Accounting )
Berkaitan dengan pencatatan dan pelaporan data serta kegiatan ekonomi perusahaan.
Ditujukan untuk pihak INTERN dan EXTERN.
Outputnya berupa LAPORAN KEUANGAN.

Audit

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Siklus perolehan dan pembayaran meliputi dua golongan transaksi yang berbeda: perolehan barang dan jasa dan pengeluaran kas untuk perolehan tersebut. Retur pembelian dan pengurangan harga juga merupakan satu golongan transaksi.

sistem informasi akuntansi

TINJAUAN UMUM KEGIATAN PEMBAYARAN GAJI

Pemrosesan gaji pada kenyataan merupakan kasus khusus dari sistem pembelian. Secara teori, cek gaji dapat diproses melalui sistem utang dagangdan pengeluaran kas regular. Namun demikian, karena alasan kepraktisan, pendekatan ini memiliki sejumlah kekurangan untuk digunakan dalam pembayaran gaji antara lain :

IFRS

1.Dampak IFRS Pada Manajemen Perusahaan :
a.Persyaratan akan item-item pengungapan akan semakin tinggi, karena pengungkapan yang semakin tinggi berhubungan dengan nilai perusahaan yang semakin tinggi pula (Karamanau and Nishiotis, 2005).
b.Dengan mengadopsi IAS, manajemen memiliki akuntabilitas yang tinggi dalam menjalankan perusahaan.
c.Dengan mengadopsi IAS, laporan keuangan perusahaan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan perusahaan, karena lapora

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar